Kamis, 02 Agustus 2012

Cara membalas Jasa Kebaikan Kedua Orang Tua Kita




Keripik singkong balado Ronides merupakan keripik yang dibuat dari singkong pilihan berkualitas tinggi sehingga menghasilkan keripik yang tipis dan renyah , digoreng dengan cara tersendiri dan diberi campuran ramuan bumbu berkualitas sehingga menghasilkan keripik singkong yang renyah & gurih serta kandungan airnya yang rendah membuat keripik singkong ronides dapat bertahan lama tanpa perlu menggunakan pengawet

Rasa balado dari keripik singkong ronides merupakan cita rasa tradisional yang disatukan dengan sentuhan modern sehingga menghasilkan cita rasa balado yang gurih dan ditambah dengan rasa pedas yang mengandung senyawa alami capsaicin mempunyai segudang manfaat yang berguna bagi kesehatan tubuh dan menambah kenikmatan keripik singkong Ronides untuk para penikmatnya.

Menurut webMD.com, sebuah penelitian di UCLA telah membuktikan bahwa capsaicin dapat dipakai untuk membantu pasien obesitas yang harus diet rendah kalori. Dari penelitian ini dibuktikkan bahwa capsaicin tidak hanya dapat meningkatkan level metabolisme tetapi juga dapat menambah jumlah kalori yang dibakar. Selain itu, capsaicin juga dapat mengontrol nafsu makan mereka sehingga dapat membantu menurunkan berat badan.(Dikutip dari gaya.tempo.co).

Senyawa capsaicin dapat meningkatkan nitric oxide yang dapat melindungi peradangan dan menurunkan tekanan darah. Dalam sebuah studi oleh American Chemical Society disebutkan bahwa capsaicin dapat membantu mengurangi penumpukan kolesterol sekaligus meningkatkan aliran darah dengan menghambat gen yang menyebabkan penyempitan arteri jantung. Selain itu, Menurut data dari American Cancer Society, beberapa makanan pedas terbukti mempunyai sifat penangkal kanker. Capsaicin telah terbukti memperlambat pertumbuhan sel-sel penyebab kanker prostat.(Dikutip dari Vemale.com)

Keripik singkong Ronides renyah, gurih, pedas, aman, banyak, murah, dan bermanfaat untuk kesehatan.

Ayo dicoba!!!
200 gram hanya 15 rb rupiah.
Pin: 5753690c
Email: ricky_kurniawan01@yahoo.com, ronides2015@yahoo.com

Follow Twitter dan Instagram kita ya @RonidesSnack
Welcome Reseller and Dropshipper

- Ronides - Special Product For Lovely Roniders

======================================================


Menarik bahwa dalam Anguttara Nikaya, bakti yang bisa kita lakukan pada orang tua (atau orang lain) menjadi sempurna bila kita membantu atau mendorong mereka memiliki:
1. Saddha, keyakinan
2. Sila, moralitas
3. Caga, kemurahan hati
4. Pañña, kebijaksanaan.

Mengapa?
Keempat hal tersebut akan mengkondisikan & melindungi kebahagiaan & kesejahteraannya, baik dalam kehidupan ini maupun kehidupan-2 selanjutnya (memastikan mereka menuju alam-2 bahagia sampai akhirnya Nibbana). DENGAN CARA DEMIKIAN, kita bisa melindungi mereka, baik saat kita berada di sisi mereka maupun saat kita tidak berada di sisi mereka.

MEMBALAS BUDI ORANGTUA
(Anguttara Nikaya II, IV, 2)

Menurut Sang Buddha, ada 4 hal yang bila dilakukan, dapat sepenuhnya tuntas dalam membalas budi orang tua (termasuk juga pada semua yang mengasihi kita - penulis) :

1. SADDHA
Membuat mereka yang tadinya tak berkeyakinan, menjadi berkeyakinan pada Buddha, Dhamma, & Sangha.

2. SILA
Membuat mereka yang tadinya tak memiliki moralitas, menjadi memiliki moralitas.

3. CAGA
Membuat mereka yang tadinya tak memiliki kemurahan hati, menjadi memiliki kemurahan hati.

4. PAÑÑA
Membuat mereka yang tadinya tak memiliki kebijaksanaan, menjadi memiliki kebijaksanaan (mengenal & memahami Dhamma).

Selengkapnya adalah sebagai berikut:

MEMBALAS BUDI ORANGTUA
(Anguttara Nikaya II, IV, 2)

Kunyatakan, O Para Bhikkhu, ada 2 orang yg tdk pernah dpt dibalas budinya oleh seseorang. Apakah yg 2 itu? IBU dan AYAH.

Bahkan seandainya saja seseorang memikul Ibunya kemana-mana di satu bahunya dan memikul Ayahnya di bahu yg lain, dan ketika melakukan ini dia hidup 100 tahun, mencapai usia 100 tahun; dan seandainy saja dia melayani Ibu dan Ayahnya dgn meminyaki mereka, memijit, memandikan, dan menggosok kaki tangan mereka, serta membersihkan kotoran mereka disana bahkan perbuatan itupun blm cukup, dia blm dpt membalas budi Ibu dan Ayahnya. Bahkan seandainya saja dia mengangkat Orangtuanya sebagai raja dan penguasa besar di bumi ini, yg sangat kaya dlm 7 macam harta, dia blm berbuat cukup utk mereka, dia blm dpt membalas budi mereka.

Apakah alasan utk hal ini? Orangtua berbuat banyak utk anak mereka: mereka membesarkannya, memberi makan dan membimbingnya melalui dunia ini.

Tetapi, O Para Bhikkhu, seseorang:
* yang mendorong Orangtuanya yg tadinya tdk percaya, membiasakan dan mengukuhkan mereka di dlm keyakinan (SADDHA).

* yang mendorong Orangtuanya yg tadinya tdk bermoral, membiasakan dan mengukuhkan mereka di dlm moralitas (SILA).

* yang mendorong Orangtuanya yg tadinya kikir, membiasakan dan mengukuhkan mereka di dlm kedermawanan (CAGA).

* yang mendorong Orangtuanya yg tadinya bodoh batinnya, membiasakan dan mengukuhkan mereka di dlm kebijaksanaan (PAÑÑA).

Orang seperti itu, O Para Bhikkhu, telah berbuat cukup utk Ibu dan Ayahnya: Dia telah membalas budi mereka dan lebih dari membalas budi atas apa yg telah mereka lakukan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar