Pasang Iklan Di Sini

Thursday, June 21, 2012

Perenungan Pancasila


DIBUTUHKAN SEGERA KARYAWAN UNTUK MENJAGA TOKO PRIA / WANITA MINIMAL LULUSAN SMP
KIRIM CV KE ALAMAT EMAIL :
ricky_kurniawan02@yahoo.com
PALING LAMBAT TANGGAL 31 DESEMBER 2014


======================================================


Dijual biji jagung Popcorn ukuran:
1. 200 gram   = Rp. 8.000,-
2. 250 gram   = Rp. 10.000,-
3. 500 gram   = Rp. 20.000,-
4. 1000 gram = Rp. 40.000,-
Bagi yang berminat hubungi : 089652569795 / pin bb: 7dfe719a





Perenungan Pancasila menurut:
1.      Perenungan Soekarno
Prinsip pertama untuk menjadi dasar negara Indonesia adalah Kebangsaan karena kita ingin mendirikan suatu negara “semua buat semua” yang bukan untuk satu orang, bukan untuk satu golongan , yang tidak memberi kekuasaan pada satu golongan yang kaya ataupun bangsawan
Prinsip Kedua untuk menjadi dasar negara Indonesia adalah Internasionalisme karena internasionalisme berhubungan erat dengan kebangsaan.
Prinsip Ketiga untuk menjadi  dasar negara adalah mufakat, perwakilan dan permusyawaratan yang mampu memberihidup, yang mampu mendatangkan kesejahteraan sosial.
Prinsip keempat untuk menjadi dasar negara adalah kesejahteraan sosial karena rakyat ingin sejahtera, ingin dunia yang ada keadilan didalamnya, dan ada persamaan baik persamaan politik ataupun di atas lapangan ekonomi.
Prinsip Kelima untuk menjadi dasar negara adalah bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Dia ingin hendaknya masing-masing orang Indonesia bertuhan Tuhan nya sendiri dan hendaknya Negara Indonesia satu negara yang bertuhan dan mengamalkannya dengan cara berkeadaban yaitu hormat menghormati satu sama lain.

2.      Perenungan Soeharto
Pancasila tidak lahir mendadak pada tahun 1945 tetapi melalui proses panjang yang dimatangkan oleh sejarah perjuangan bangsa kita sendiri, melihat pengalaman bangsa-bangsa lain, diilhami oleh ide-ide besar dunia, dengan tetap berakar pada kepribadian bangsa kita sendiri dan ide besar bangsa kita sendiri.
Pancasila adalah landasan moral dan politik Negara Republik Indonesia. Dilihat dari sudut kemasyarakatan dan kenegaraan maka Pancasila menampilkan kembali semangat kekeluargaan yang menjadi ciri dan corak utama kebudayaan kita. Dilihat dari kandungan cita-citanya, maka pancasila merupakan jawaban ideologis bangsa kita terhadap berbagai falsafah dan ideologi lain yang berkembang di dunia ini, yang tidak urung juga datang ke tengah-tengah masyarakat.

3.      Perenungan Notonegoro
Filsafat pancasila memberikan pengetahuan dan pengertian ilmiah yaitu tentang hakekat dari pancasila yang terlepas dari keadaan tertentu, dari sikap tertentu, dari tempat tertentu, dari waktu tertentu, dari pengaruh tertentu, dari daya pengaruhnya terhadap hal diluarnya, terlepas dari sifat-sifat, dari bentuk-bentuk tertentu yang menjadi penjelmaan dari 7 hal tertentu tadi, yang tetap, tak berubah, abadi sepanjang masa kehidupan bangsa Indonesia, negara Indonesia.


 
Perenungan Pancasila menurut Sudirman:
Pancasila dijadikan sebagai pidato untuk memenuhi permintaan memberikan dasar filsafat negara maka Pancasila disajkan senagai filsafat.
Banyak yang mengira Pancasila diciptakan oleh Ir. Soekarno tetapi Ir. Soekarno menolak disebut sebagai penciptanya melainkan menyebut Pancasila sebagai isi jiwa bangsa Indonesia.
Kalau filsafat adalah isi jiwa suatu bangsa maka filsafat itu adalah filsafat bangsa tadi. Jadi Pancasila adalah filsafat bangsa Indonesia



4.      Pandangan Teori Kausal Aristoteles
Dia berpendapat kalau segala sesuatu mempunyai empat macam sebab yaitu:
·         Kausa materialis artinya sebab yang berhubungan dengan materinya atau bahannya
·         Kausa formalis artinya sebab yang berhubungandengan bentuknya
·         Kausa efisien artinya sebab yang berhubungan dengan efisiensinya
·         Kausa finalis artinya sebab yang berhubungan dengan tujuannya
Menurutnya yang paling penting adalah kausa materialis dan kausa formalis. Oleh karena itu teorinya disebut hylemorfisme artinya materi (hyle) dan bentuk(morf). Menrutnya juga susunan dan rumusan Pancasila yang tercantum dalam Pembukaan UUD 1945 sudah memenuhi syarat keempat kausa tersebut di atas dan mengandung nilai yang cukup dalam.
Sumber: Buku Mengenal Filsafat Pancasila Dari Pemikiran Logika, Etika dan Estetika karangan Dr. Sunoto


                                                                                    Nama: Ricky. Kurniawan
                                                                                    NPM: 2010210226

No comments:

Post a Comment