DIBUTUHKAN SEGERA KARYAWAN UNTUK MENJAGA TOKO DI DAERAH DEPOK , PRIA / WANITA MINIMAL LULUSAN SMP
KIRIM CV KE ALAMAT EMAIL :
ricky_kurniawan02@yahoo.com
PALING LAMBAT TANGGAL 31 MARET 2015
KIRIM CV KE ALAMAT EMAIL :
ricky_kurniawan02@yahoo.com
======================================================
Dijual biji jagung Popcorn ukuran:
1. 200 gram = Rp. 8.000,-
2. 250 gram = Rp. 10.000,-
3. 500 gram = Rp. 20.000,-
4. 1000 gram = Rp. 40.000,-
Bagi yang berminat hubungi : 089652569795 / pin bb:
7dfe719a
======================================================
1. 200 gram = Rp. 8.000,-
2. 250 gram = Rp. 10.000,-
3. 500 gram = Rp. 20.000,-
4. 1000 gram = Rp. 40.000,-
Bagi yang berminat hubungi : 089652569795 / pin bb: 7dfe719a
Pria Gemuk Cenderung Minim Sperma

ist
Ilustrasi
Berita Lainnya
- Hindarkan Obesitas Pada Bayi dengan ASI
Ekslusif
- Waspada! Kasih Sayang Berlebih, Bikin Anak
Obesitas
- Orang Gemuk Hanya Punya Sedikit Sperma
- Kandungan Gula Pada Susu Picu Obesitas Anak
- Anak Obesitas Justru Kekurangan Gizi
- Waspada Jika Anda Mengalami Obesitas
TRIBUNNEWS.COM
- Pria yang kelebihan berat atau kegemukan memiliki peluang
lebih rendah menjadi orang tua akibatnya minimnya sperma. Ini berdasarkan
perbandingan kualitas sperma seperti disajikan dalam konferensi tahunan
European Society of Human Reproduction and Embryology (ESHRE) di Stockholm,
Swedia.
Para dokter
ini meneliti sampel sperma dari 1.940 pria dan mencocokkannya dengan berat
badan donor.
Tolok-ukurnya adalah indek massa tubuh (BMI), ukuran lemak tubuh di kalangan orang dewasa. Berdasarkan itu, berat tubuh normal didefinisikan sebagai BMI 18,5-25; kelebihan berat 25-30 dan kegemukan sebagai 30 atau lebih.
Tolok-ukurnya adalah indek massa tubuh (BMI), ukuran lemak tubuh di kalangan orang dewasa. Berdasarkan itu, berat tubuh normal didefinisikan sebagai BMI 18,5-25; kelebihan berat 25-30 dan kegemukan sebagai 30 atau lebih.
Makin tinggi
hitungan berat makin buruk kualitas sperma, terutama pada mereka yang masuk
kategori kegemukan.
"Kelebihan berat mengakibatkan perubahan pada ciri sperma, mungkin akibat gangguan hormon, yang mengakibatkan jumlah sperma, motalitas dan vitalitas yang lebih sedikit," kata Paul Cohen-Bacrie, Direktur Ilmu Pengetahuan di Eylau-Unilabs di Paris, bagian dari jaringan laboratorium di 12 negara Eropa yang berpusat di Swiss.
"Kelebihan berat mengakibatkan perubahan pada ciri sperma, mungkin akibat gangguan hormon, yang mengakibatkan jumlah sperma, motalitas dan vitalitas yang lebih sedikit," kata Paul Cohen-Bacrie, Direktur Ilmu Pengetahuan di Eylau-Unilabs di Paris, bagian dari jaringan laboratorium di 12 negara Eropa yang berpusat di Swiss.
"Ini
mengakibatkan hilangnya potensi pembuahan," kata Cohen-Bacrie.
Penelitian
tersebut mendapati jumlah sperma lebih sedikit sampai 10 persen di kalangan
pria yang kelebihan berat, dan sampai 20 persen di kalangan lelaki yang
kegemukan, dibandingkan dengan rekan mereka dengan berat normal.
Persentase lelaki yang memiliki jumlah sperma nol naik hampir empat kali lipat, dari satu persen dalam kategori berat normal, jadi 3,8 persen, pada kategori pria yang kegemukan. (*)
Persentase lelaki yang memiliki jumlah sperma nol naik hampir empat kali lipat, dari satu persen dalam kategori berat normal, jadi 3,8 persen, pada kategori pria yang kegemukan. (*)
http://www.tribunnews.com/2011/07/10/pria-gemuk-cenderung-minim-sperma
No comments:
Post a Comment