Pasang Iklan Di Sini

Thursday, September 6, 2012

Cara Pria dan Wanita Hadapi Stres

DIBUTUHKAN SEGERA KARYAWAN UNTUK MENJAGA TOKO DI DAERAH DEPOK , PRIA / WANITA MINIMAL LULUSAN SMP
KIRIM CV KE ALAMAT EMAIL :
ricky_kurniawan02@yahoo.com
PALING LAMBAT TANGGAL 31 MARET 2015


======================================================
Dijual biji jagung Popcorn ukuran:
1. 200 gram   = Rp. 8.000,-
2. 250 gram   = Rp. 10.000,-
3. 500 gram   = Rp. 20.000,-
4. 1000 gram = Rp. 40.000,-

Bagi yang berminat hubungi : 089652569795 / pin bb: 7dfe719a

Cara Pria dan Wanita Hadapi Stres
Pencegahan penyakit mental di kedua gender harus berfokus pada proses 'psikologis inti'.
Senin, 22 Agustus 2011, 16:23 WIB
Anda Nurlaila
pria dan wanita (Dreamstime)
BERITA TERKAIT
VIVAnews - Sebuah studi menemukan, wanita dan pria menyikapi gangguan mental dengan cara yang sangat berbeda. Wanita lebih mungkin mengembangkan gangguan internalisasi seperti kecemasan dan depresi. Sementara, gangguan kesehatan mental pada pria umumnya antisosial dan penyalahgunaan zat terlarang.

Menurut studi wawancara terhadap lebih dari 43 ribu orang dewasa di AS pada survei yang dilakukan Institute Health Service, wanita lebih mungkin untuk menginternalisasi emosi yang menimbulkan penarikan diri, rasa kesepian dan depresi. Sedangkan pria mengeluarkannya sehingga menjadi lebih agresif dan impulsif.

Temuan ini menjadikan upaya pencegahan penyakit mental di kedua gender harus berfokus pada 'proses psikologis inti'.

Penelitian menemukan, 22,9 persen wanita mengatakan mereka mengalami depresi selama hidup mereka, ketimbang 13,1 persen pria mengatakan merasakan hal serupa. Studi yang sama menunjukkan 7,2 persen wanita memiliki gangguan panik, dan 5,8 persen memiliki gangguan kecemasan umum, sementara hanya 3,7 dan 3,1 persen laki-laki memiliki kondisi tersebut.

Di antara kondisi yang lebih umum, temuan menunjukkan 17,4 persen pria memiliki ketergantungan alkohol dan 5,5 persen memiliki kepribadian antisosial. Sementara 8 persen dan 1,9 persen wanita memiliki dua kondisi tersebut.
"Pada wanita, pengobatan mungkin fokus pada penanggulangan dan keterampilan kognitif untuk membantu mencegah kecemasan menjadi depresi," kata peneliti Nicholas Eaton, dari Universitas Minnesota.
Eaton menambahkan, "Pada pria, pengobatan untuk perilaku impulsif lebih difokuskan pada tindakan yang direncanakan dan bermanfaat agar prilaku agresif tak merusak," ucapnya seperti dimuat Live Science.

Penelitian sebelumnya juga menunjukkan wanita merasa lebih sering stres dan mengalami neurotisme daripada pria saat timbulnya gangguan mental. Temuan menemukan stres akibat lingkungan dapat menyebabkan internalisasi.
• VIVAnews
http://kosmo.vivanews.com/news/read/242409-cara-pria-dan-wanita-sikapi-stres

No comments:

Post a Comment