(Dijual sebuah Counter di dalam City Mall Tangerang, ukuran 2 x 2 meter. Harganya sangat murah, hanya Rp 110 juta saja. Cocok untuk usaha di dalam Mall. Hubungi: 0818111368 / 02190450533. Pin bb: 7dfe719a. Foto counter menyusul. Bagi yang membantu memasarkan, akan dapat komisi.)
======================================================
Dijual biji jagung Popcorn ukuran:
1. 200 gram = Rp. 8.000,-
2. 250 gram = Rp. 10.000,-
3. 500 gram = Rp. 20.000,-
4. 1000 gram = Rp. 40.000,-
Bagi yang berminat hubungi : 089652569795 / pin bb:
7dfe719a
======================================================
1. 200 gram = Rp. 8.000,-
2. 250 gram = Rp. 10.000,-
3. 500 gram = Rp. 20.000,-
4. 1000 gram = Rp. 40.000,-
Bagi yang berminat hubungi : 089652569795 / pin bb: 7dfe719a
Tips Mengatasi Nyeri Akibat Kontraksi

IST
Ilustrasi
TRIBUNNEWS.COM,
JAKARTA - Menjelang persalinan, calon ibu akan merasakan kontraksi
yang muncul teratur. Awalnya, kontraksi terjadi sebentar, selanjutnya makin
lama dan kuat.
Kontraksi
yang dialami pun simetris pada kedua sisi perut. Si ibu perlu mencatat
waktunya. Hitung lama waktu antara satu kontraksi dengan kontraksi berikut,
serta lamanya kontraksi berlangsung.
Bila
kontraksi sudah setiap lima menit sekali atau terasa sangat sakit, sebaiknya ke
rumah sakit, mungkin sudah waktunya melahirkan.
Akan tetapi
bila belum, untuk menangani rasa tidak nyaman ini, ada beberapa tips yang bisa
ibu lakukan:
1. Berendam
air hangat
Kegiatan ini cukup efektif mengurangi nyeri. Air hangat dapat mengurangi tekanan dan rasa sakit, serta melunakkan dan menenangkan otot-otot. Bila tak ada bathtub, bisa juga menggunakan shower dengan cara menyiram lembut bagian perut.
Kegiatan ini cukup efektif mengurangi nyeri. Air hangat dapat mengurangi tekanan dan rasa sakit, serta melunakkan dan menenangkan otot-otot. Bila tak ada bathtub, bisa juga menggunakan shower dengan cara menyiram lembut bagian perut.
2. Bernyanyi
atau bersuara
Saat terasa sakit lantaran kontraksi, umumnya calon ibu merintih. Untuk menangani rasa tak nyaman ini, cobalah mengeluarkan suara-suara yang dalam dan rendah sehingga dapat bernafas lebih dalam dan terasa rileks. Bisa juga dengan menyanyi berulang-ulang demi mengalihkan pikiran dan meredakan nyeri.
Saat terasa sakit lantaran kontraksi, umumnya calon ibu merintih. Untuk menangani rasa tak nyaman ini, cobalah mengeluarkan suara-suara yang dalam dan rendah sehingga dapat bernafas lebih dalam dan terasa rileks. Bisa juga dengan menyanyi berulang-ulang demi mengalihkan pikiran dan meredakan nyeri.
3. Pijat
ringan
Posisi calon ibu duduk sambil memeluk bantal atau menghadap sandaran kursi, sementara calon ayah memijat punggung dan pinggul. Untuk memijat bagian punggung bawah dan tulang belakang bisa menggunakan bola tenis dengan gerakan memutar. Pijat secara perlahan dan ringan, hindari tekanan berlebihan.
Posisi calon ibu duduk sambil memeluk bantal atau menghadap sandaran kursi, sementara calon ayah memijat punggung dan pinggul. Untuk memijat bagian punggung bawah dan tulang belakang bisa menggunakan bola tenis dengan gerakan memutar. Pijat secara perlahan dan ringan, hindari tekanan berlebihan.
4. Melakukan
afirmasi
Rasa sakit sekaligus takut menjelang persalinan adalah lumrah. Untuk menguranginya, calon ibu dapat mengucapkan kalimat-kalimat afirmasi, semisal, rasa nyeri itu akan berangsur hilang atau melahirkan itu proses yang lancar dan mudah, serta sebagainya.
Rasa sakit sekaligus takut menjelang persalinan adalah lumrah. Untuk menguranginya, calon ibu dapat mengucapkan kalimat-kalimat afirmasi, semisal, rasa nyeri itu akan berangsur hilang atau melahirkan itu proses yang lancar dan mudah, serta sebagainya.
5. Dukungan
keluarga
Utamanya dari suami. Suami dapat membantu meringankan ketidaknyamanan yang dirasakan istrinya saat kontraksi. Antara lain dengan memijat punggung dan pinggul istri, membawakannya minuman, dan sebagainya.
Utamanya dari suami. Suami dapat membantu meringankan ketidaknyamanan yang dirasakan istrinya saat kontraksi. Antara lain dengan memijat punggung dan pinggul istri, membawakannya minuman, dan sebagainya.
http://www.tribunnews.com/2011/08/15/tips-mengatasi-nyeri-akibat-kontraksi
No comments:
Post a Comment