================================================
Dijual biji jagung Popcorn ukuran:
1. 200 gram = Rp. 8.000,-
2. 250 gram = Rp. 10.000,-
3. 500 gram = Rp. 20.000,-
4. 1000 gram = Rp. 40.000,-
Bagi yang berminat hubungi : 089652569795 / pin bb: 7dfe719a
28 Hal
Pemicu Perdebatan Rumah Tangga
Daftar ini
merupakan hasil survei pada 3.000 orang
Selasa, 21
Juni 2011, 09:55 WIB
Mutia
Nugraheni, Lutfi Dwi Puji Astuti

Pasangan
bertengkar (doc Corbis)
BERITA
TERKAIT
- Jangan Mudah
Tertarik Pada Pria Parlente
- Agar Tak Terjebak
Kebosanan Rumah Tangga
- Alasan Pria Lebih
Awal Ungkapkan Cinta
- Kiat Lupakan Cinta
Bertepuk Sebelah Tangan
- Lima Cara Deteksi
Kebohongan Pasangan
VIVAnews - Berbeda
pendapat dalam kehidupan rumah tangga, merupakan hal normal, meski perbedaan
ini seringkali menimbulkan perdebatan kecil antar pasangan.
Adanya perdebatan menunjukkan tanda bahwa sebuah hubungan berjalan baik. Namun, hati-hati jangan sampai perdebatan kecil itu menjadi 'bencana' dalam rumah tangga.
Sebuah perusahaan asuransi, Esure Home Insurance, melakukan survei secara langsung untuk mengetahui daftar masalah keluarga yang menimbulkan hampir 2.500 adu argumen per tahun.
Seperti dikutip dari laman Genius Beauty, survei ini memperoleh hasil, bahwa timbulnya perdebatan bukan karena masalah yang berkaitan dengan hal besar. Namun, karena masalah sepele dan sederhana.
Hal pertama yang sering menjadi biang keladi timbulnya argumen justru karena tiap pasangan tidak saling mendengarkan. Hasil survei ini didapat dari penelitian yang melibatkan 3.000 orang yang hidup dengan
pasangan atau terlibat dalam hubungan jangka panjang.
Masalah uang, melalaikan tugas-tugas rumah dan mendengkur sepanjang malam muncul sebagai alasan penyebab perdebatan dalam keluarga. Sementara, masalah seks bukanlah penyebab utama terjadinya pertengkaran.
Adanya perdebatan menunjukkan tanda bahwa sebuah hubungan berjalan baik. Namun, hati-hati jangan sampai perdebatan kecil itu menjadi 'bencana' dalam rumah tangga.
Sebuah perusahaan asuransi, Esure Home Insurance, melakukan survei secara langsung untuk mengetahui daftar masalah keluarga yang menimbulkan hampir 2.500 adu argumen per tahun.
Seperti dikutip dari laman Genius Beauty, survei ini memperoleh hasil, bahwa timbulnya perdebatan bukan karena masalah yang berkaitan dengan hal besar. Namun, karena masalah sepele dan sederhana.
Hal pertama yang sering menjadi biang keladi timbulnya argumen justru karena tiap pasangan tidak saling mendengarkan. Hasil survei ini didapat dari penelitian yang melibatkan 3.000 orang yang hidup dengan
pasangan atau terlibat dalam hubungan jangka panjang.
Masalah uang, melalaikan tugas-tugas rumah dan mendengkur sepanjang malam muncul sebagai alasan penyebab perdebatan dalam keluarga. Sementara, masalah seks bukanlah penyebab utama terjadinya pertengkaran.
Masalah
berebut saluran televisi justru lebih sering memicu terjadi perdebatan,
termasuk juga berdebat soal menu apa yang akan dimasak untuk makan malam. Topik
ini, mungkin saja terjadi dua kali setiap minggunya. Berikut daftar lengkap 28
hal pemicu perdebatan rumah tangga.
1. Tidak menjadi pendengar yang baik - 112
2. Menghabiskan uang belanja terlalu banyak - 109
3. Berbagai isu soal uang - 108
4. Tidak membantu pekerjaan rumah - 105
5. Mendengkur saat tidur - 102
6. Terlalu banyak tagihan - 98
7. Makanan - 92
8. Mengemudi kecepatan - 91
9. Mengabaikan untuk mengambil barang dengan naik tangga - 90
10. Membersihkan rumah - 90
11. Saluran televisi - 89
12. Perilaku anak-anak - 88
13. Pakaian kotor dan berbohong tentang rumah - 88
14. Waktu terbaik untuk berhubungan seks - 87
15. Tidak memberi perhatian yang cukup untuk satu sama lain - 84
16. Berbagi tugas menidurkan anak di tempat tidur - 83
17. Meninggalkan cucian kotor dalam mesin cuci - 82
18. Pulang larut malam - 82
19. Main-main di dapur - 82
20. Berjalan di dalam rumah dengan sepatu berlumpur - 80
21. Memanjakan anak-anak - 79
22. Menggunakan bahasa yang buruk di hadapan anak-anak - 79
23. Memasak makan malam - 79
24. Membiarkan lemari pintu terbuka - 79
25. Bagaimana memarkir mobil yang benar- 77
26. Mengabaikan panggilan telepon - 76
27. Tidak bersikap sopan - 75
28. Lupa untuk mengatakan "Aku mencintaimu" - 69
Semua terkesan sepele, namun argumen-argumen ini jika ditotal bisa mencapai 2.455 argumen dalam setahun. Menurut Nikki Sellers, pimpinan dari Esure Home Insurance, perdebatan sebanyak 7 kali sehari tampaknya tak terlalu berbahaya.
Semuanya bisa diatasi jika masing-masing pasangan saling memahami dan mengerti kebiasaan satu sama lain. Perselisihan justru bisa dijadikan 'bumbu' yang menghidupkan suasana rumah tangga. (umi)
1. Tidak menjadi pendengar yang baik - 112
2. Menghabiskan uang belanja terlalu banyak - 109
3. Berbagai isu soal uang - 108
4. Tidak membantu pekerjaan rumah - 105
5. Mendengkur saat tidur - 102
6. Terlalu banyak tagihan - 98
7. Makanan - 92
8. Mengemudi kecepatan - 91
9. Mengabaikan untuk mengambil barang dengan naik tangga - 90
10. Membersihkan rumah - 90
11. Saluran televisi - 89
12. Perilaku anak-anak - 88
13. Pakaian kotor dan berbohong tentang rumah - 88
14. Waktu terbaik untuk berhubungan seks - 87
15. Tidak memberi perhatian yang cukup untuk satu sama lain - 84
16. Berbagi tugas menidurkan anak di tempat tidur - 83
17. Meninggalkan cucian kotor dalam mesin cuci - 82
18. Pulang larut malam - 82
19. Main-main di dapur - 82
20. Berjalan di dalam rumah dengan sepatu berlumpur - 80
21. Memanjakan anak-anak - 79
22. Menggunakan bahasa yang buruk di hadapan anak-anak - 79
23. Memasak makan malam - 79
24. Membiarkan lemari pintu terbuka - 79
25. Bagaimana memarkir mobil yang benar- 77
26. Mengabaikan panggilan telepon - 76
27. Tidak bersikap sopan - 75
28. Lupa untuk mengatakan "Aku mencintaimu" - 69
Semua terkesan sepele, namun argumen-argumen ini jika ditotal bisa mencapai 2.455 argumen dalam setahun. Menurut Nikki Sellers, pimpinan dari Esure Home Insurance, perdebatan sebanyak 7 kali sehari tampaknya tak terlalu berbahaya.
Semuanya bisa diatasi jika masing-masing pasangan saling memahami dan mengerti kebiasaan satu sama lain. Perselisihan justru bisa dijadikan 'bumbu' yang menghidupkan suasana rumah tangga. (umi)
No comments:
Post a Comment