Pasang Iklan Di Sini

Thursday, June 23, 2016

PENGAKUAN MARGAHAYU LAND TERKAIT KETERLAMBATAN KONSTRUKSI THE KENCANA RESIDENCE

PENGAKUAN MARGAHAYU LAND TERKAIT KETERLAMBATAN KONSTRUKSI THE KENCANA RESIDENCE


JAKARTA, KOMPAS.com - Melemahnya sektor ekonomi, depresiasi mata uang Rupiah, dan melonjaknya harga material bangunan dianggap sebagai penyebab kasipnya pembangunan apartemen The Kencana Residence, sehingga digugat salah satu konsumennya.

Baca: Pengembang The Kencana Digugat Konsumennya

Komisaris PT Menara Perkasa Margahayu Land, pengembang The Kencana Residence, Hari Raharta Sudrajat mengungkapkan, selain faktor eksternal tersebut di atas, pihaknya juga mengalami kesulitan keuangan akibat arus kas (cashflow) yang tidak lancar.

"Tahun lalu kan bisnis properti mulai anjlok. Banyak konsumen yang menunda pembayaran. Padahal mereka memilih opsi cicilan kepada kami selaku pengembang. Sementara di sisi lain kami harus terus membangun. Inilah yang membuat cash flow terganggu," jelas Hari kepada Kompas.com, usai berbuka puasa di Grand Hyatt, Jakarta, Selasa (21/6/2016).

Hari mengakui, karena arus kas perusahaan terganggu, pihaknya kemudian menggandeng mitra lain untuk bersama-sama mengembangkan The Kencana Residence. 

Digandengnya investor baru tersebut, kata dia, menjadikan kepemilikan PT Menara Perkasa Margahayu Land tersisa 50 persen. 

Kendati kepemilikan dan "kewenangan" tinggal separuhnya, namun Hari memberikan garansi bahwa PT Menara Perkasa Margahayu Land akan tetap memegang komitmen untuk menjalankan kewajibannya membangun The Kencana Residence hingga tuntas.

Terbukti, menara pertama The Kencana Residence sudah menyelesaikan konstruksinya dan akan segera serah terima kepada konsumen. Sementara menara kedua akan dimulai pembangunannya Oktober tahun ini.

Sebelumnya diberitakan, PT Menara Perkasa Margahayu Land digugat oleh salah satu konsumennya.

Gugatan itu muncul lantaran sang pengembang, dianggap tak kunjung melakukan serah terima unit apartemen di Lantai 25 THe Kencana Residence yang telah dibayar lunas senilai Rp 2,733 miliar pada November 2014 silam.

Selain tak ada proses serah terima, pembangunan apartemen itu pun kini mangkrak.

"Sudah dibangun dari 2012 tapi begitu kami lihat ke sana baru selesai 60-65 persen dan nggak ada aktivitas pembangunan. Alat berat tidak ada, tukang juga tidak ada," ucap kuasa hukum penggugat, Saut Edward Rajagukguk, saat konferensi pers di Cafe Safari, Kebayoran Baru, Jakarta, Selasa (21/6/2016).

Lebih parahnya, lanjut Saut, apartemen itu kini berubah kepemilikan tanpa sepengetahuan konsumen.

Ketika datang ke lokasi, Saut hanya bertemu dengan petugas marketing yang mengatakan bahwa saat ini apartemen tersebut sudah berganti pemimpin tanpa menginformasikan siapa pemilik barunya.

Saut lantas menduga PT Menara Perkasa Margahayu Land mengalami beberapa permasalahan sehingga melakukan pergantian pemilik dan tak kunjung menyelesaikan pembangunan apartemen.

"Pertama mungkin pendanaan mereka nggak cukup, terus kedua kabarnya kerja sama mereka dengan salah satu BUMN batal dan ketiga juga sebenarnya perizinan mereka belum lengkap," tambah dia.

Terkait kliennya, Saut belum mau mengungkapnya ke publik dengan alasan takut ada pihak-pihak yang ingin mengambil keuntungan dari masalahnya.

Yang jelas, kliennya adalah ibu rumah tangga yang memang menginginkan hunian apartemen di sekitar Pondok Indah agar memudahkan akses bekerja suaminya.

The Kencana Residence sendiri merupakan proyek dua menara apartemen dan kondotel sebanyak 400 unit. 

Rencananya, proyek ini beroperasi pada kuartal III-2016.

properti.kompas.com

http://propertidata.com/berita/pengakuan-margahayu-land-terkait-keterlambatan-konstruksi-the-kencana-residence

2 comments:

  1. Hari ini saya ingin mengunkapkan tentang perjalanan hidup saya,karna masalah ekonomi saya selalu dililit hutang bahkan perusahaan yang dulunya saya pernah bagun kini semuanya akan disitah oleh pihak bank,saya sudah berusaha kesana kemari untuk mencari uang agar perusahaan saya tidak jadi disitah oleh pihak bank dan akhirnya saya nekat untuk mendatangi paranormal yang terkenal bahkan saya pernah mengikuti penggandaan uang dimaskanjeng dan itupun juga tidak ada hasil yang memuaskan dan saya hampir putus asa,,akhirnya ketidak segajaan saya mendengar cerita orang orang bahwa ada paranormal yang terkenal bisa mengeluarkan uang ghaib atau sejenisnya pesugihan putih yang namanya Mbah Rawa Gumpala,,,akhirnya saya mencoba menhubungi beliau dan alhamdulillah dengan senan hati beliau mau membantu saya untuk mengeluarkan pesugihan uang ghaibnya sebesar 10 M saya sangat bersyukur dan berterimakasih banyak kepada Mbah Rawa Gumpala berkat bantuannya semua masalah saya bisa teratasi dan semua hutang2 saya juga sudah pada lunas semua,,bagi anda yang ingin seperti saya dan ingin dibabtu sama Mbah silahkan hubungi 085 316 106 111 saya sengaja menulis pesan ini dan mempostin di semua tempat agar anda semua tau kalau ada paranormal yang bisah dipercaya dan bisa diandalkan,bagi teman teman yang menemukan situs ini tolong disebar luaskan agar orang orang juga bisa tau klau ada dukun sakti yg bisa membantuh mengatasi semua masalah anda1.untuk lebih lengkapnya buka saja blok Mbah karna didalam bloknya semuanya sudah dijelaskan PESUGIHAN DANA GHAIB TANPA TUMBAL

    ReplyDelete